Keterbatasan Sarana dan Jaringan Jadi Kendala Gladi Bersih TKA di SDN 69 Kabanta Kota Bima

Kota Bima, 9 Maret 2026 – Pelaksanaan kegiatan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SDN 69 Kabanta Kota Bima tidak terlepas dari berbagai kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah maupun peserta didik. Keterbatasan sarana dan fasilitas menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Salah satu kendala utama yang dirasakan langsung oleh sekolah adalah keterbatasan perangkat Chromebook atau laptop, yang merupakan perlengkapan utama dalam pelaksanaan TKA berbasis digital. Saat ini, SDN 69 Kabanta hanya memiliki tiga unit Chromebook, namun seluruh perangkat tersebut sudah mengalami kerusakan sehingga tidak dapat digunakan secara maksimal.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, pihak sekolah mengambil langkah alternatif dengan memanfaatkan laptop milik bapak dan ibu guru agar para peserta didik tetap dapat mengikuti kegiatan gladi bersih TKA. Dengan kerja sama dan dukungan dari para guru, kegiatan gladi bersih tetap dapat dilaksanakan meskipun dalam kondisi serba terbatas.

Selain keterbatasan perangkat, kendala jaringan internet juga menjadi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Akses jaringan wifi terkadang mengalami gangguan, sehingga mempengaruhi kelancaran peserta didik saat mengikuti ujian.

Kondisi ini tidak terlepas dari letak geografis SDN 69 Kabanta yang berada di puncak pegunungan, dengan jarak sekitar 13 kilometer dari pusat Kota Bima. Lokasi tersebut menyebabkan akses jaringan internet tidak selalu stabil, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah dalam menyukseskan pelaksanaan gladi bersih TKA.

Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan, semangat para peserta didik dan dukungan dari para guru tetap tinggi. Mereka tetap berusaha mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan.

Pihak sekolah berharap ke depan akan ada perhatian dan dukungan lebih lanjut terkait penyediaan sarana teknologi dan peningkatan akses jaringan internet, sehingga kegiatan pembelajaran dan pelaksanaan ujian berbasis digital dapat berjalan lebih optimal di SDN 69 Kabanta Kota Bima